Sabtu, 31 Agustus 2013

5Teknologi Spektakuler Masa Depan Ala Google

Teknologi Spektakuler Masa Depan Ala GoogleGoogle memang paling dikenal sebagai mesin cari online populer. Namun perusahaan raksasa asal Amerika Serikat ini tidak hanya berkiprah dalam sektor itu. Ya, Google banyak mengerjakan proyek lain. Yang pasti, hampir semuanya berkaitan dengan teknologi tinggi dan mungkin akan diluncurkan suatu saat di masa depan.

Teknologi masa depan apa saja yang tengah dikembangkan Google? Berikut daftarnya seperti dikutip dari CIO.

1. Rumah Pintar


Saat ini, Android jamak dipakai sebagai sistem operasi smartphone dan komputer tablet. Namun di masa depan, Google punya visi Android akan jadi OS di perangkat rumah tangga seperti kulkas atau mungkin pula mesin cuci.

Visi itu pernah diungkapkan Chairman Google, Eric Schmidt di perhelatan Consumer Electronic Show (CES) 2012. Dengan Android, perangkat rumah tangga bisa berkomunikasi satu sama lain.

Perangkat pun bisa melakukan berbagai hal sesuai keinginan pengguna. Semuanya cukup dikendalikan dengan smartphone Android. "Sudah ada perusahaan yang memakai Android di kulkas. Memang kulkas pun butuh otomatisasi," ucap Schmidt.

"Saat Anda berjalan ke rumah dengan perangkat Android, semua benda akan menyesuaikan diri sesuai yang Anda butuhkan. Saat berjalan ke ruang keluarga, televisi di situ bisa mengenali Anda," imbuhnya.

2. Robot Google



Google dilaporkan punya divisi rahasia bernama Google X. Laboratorium yang tidak diketahui persis lokasinya ini mengembangkan berbagai proyek rahasia Google, termasuk robot.

Laporan di media New York Times menyebutkan bahwa robot yang dikembangkan Google akan memiliki beragam fungsi. Terutama untuk aktivitas di rumah atau perkantoran.


Di masa depan, robot buatan Google kemungkinan bisa berfungsi untuk menyajikan kopi atau teh di rumah tangga. Mungkin juga bisa mewakili penggunanya datang ke rapat.

3. Mobil otomatis



Sektor kendaraan pun menjadi garapan Google. Google telah memodifikasi mobil Toyota Prius yang bisa berjalan otomatis tanpa bantuan pengemudi.


Mobil ini menggunakan sensor dan kamera video untuk mendeteksi lalu lintas, termasuk kemacetan, jalan singkat dari titik ke titik tertentu di peta.

Perangkat kendali otomatis yang ditawarkan Google sejatinya telah diperkenalkan sejak Oktober 2010 lalu, namun saat ini masih dalam proses penyempurnaan agar produk ini bisa digunakan oleh masyarakat.

Sistem berkendara seperti ini diklaim mengurangi angka kecelakaan yang disebabkan kelalaian pengendaranya.

4. Lift ke Luar Angkasa



Selama ini, terbang ke luar angkasa masih membutuhkan bantuan roket. Namun Google meyakini bahwa di masa depan, cukup dibutuhkan bantuan lift yang menjulang sampai ke angkasa.

Ya, beberapa perusahaan termasuk Google saat ini tertarik mengembangkan infrastruktur canggih, di mana menuju ke luar angkasa tidak butuh lagi roket.

Proyek lift luar angkasa ini dikabarkan sedang dikembangkan di laboratorium Google X. Diperkirakan, satu dekade lagi sudah bisa terwujud.

5. Obat Canggih



Google bahkan berinvestasi pula di bidang obat-obatan. Ya, mereka memiliki saham di beberapa perusahaan obat.

Misalnya di perusahaan Adimab dan iPierian. Perusahaan tersebut mengembangkan berbagai metode pengobatan baru untuk memerangi penyakit secara lebih cepat.

Google juga berinvestasi di bidang pengobatan kanker. Mereka menggelontokan uang pada yayasan Foundation Medicine yang bergerak di bidang pengobatan kanker.
Martin Cooper sang penemu telepon genggam ini sendiri tidak membayangkan bahwa telepon selular bisa sekecil sekarang ini sehingga dapat dibawa kemana saja sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan di zaman nirkabel sekarang ini. Martin Marty Cooper (lahir 26 Desember 1928 di Chicago, Illinois, USA) yang merupakan pemimpin tim insinyur dari Motorola yang mengembangkan perangkat genggam ponsel yang berbeda dari telepon mobil (Car Phone). Cooper adalah CEO dan pendiri ArrayComm, sebuah perusahaan yang bekerja dalam penelitian teknologi Smart Antena dan mengembangkan jaringan nirkabel, dan merupakan direktur Penelitian dan Pengembangan Motorola.


Masa Awal

Martin Cooper dibesarkan di Chicago ketika terjadi masa resesi dunia. Orang tuanya adalah imigran Ukraina. Ia menerima gelar sarjana di bidang Electrical Engineering pada tahun 1950.

Karir

Martin Cooper bergabung dengan Reserve Officers Training Corps Angkatan Laut Amerika Serikat. Ia bertugas di kapal perusak Angkatan Laut AS selama Perang Korea dan kemudian di sebuah kapal selam yang bermarkas di Hawaii.

Setelah perang usai, Cooper meninggalkan angkatan laut dan mulai bekerja di Teletype, anak perusahaan Western Electric. Pada tahun 1954, ia pindah ke Motorola. Sambil bekerja di sana ia meneruskan studinya dimalam hari. Pada tahun 1957, ia menerima gelar Magister dalam bidang rekayasa elektronika dari Illinois Institute of Technology.

Pada tahun 1960 ia berperan penting dalam mengubah lembaran teknologi informasi yang sebelumnya terbatas digunakan dalam satu bangunan tunggal menjadi semakin luas yang dapat menghubungkan antar kota. Cooper membantu memperbaiki cacat dalam kristal Motorola yang dibuat untuk radio. Hal ini mendorong perusahaan untuk memproduksi massal kristal kuarsa pertama untuk digunakan dalam jam tangan quartz.

Pada tahun 1960, John F. Mitchell menjadi kepala insinyur proyek komunikasi portabel Motorola. Pada awal 1970-an, Mitchell memberi tanggung jawab pada Cooper di divisi telepon mobil (Carphone). Mitchell dan Cooper membayangkan sebuah produk komunikasi yang tidak hanya terpaku di dalam mobil. Sehingga alat tersebut haruslah kecil dan cukup ringan untuk menjadi alat portabel. Butuh waktu 90 hari pada tahun 1972 untuk menciptakan prototipe pertama dari ide tersebut.

Cooper dan para insinyur yang bekerja untuknya, serta Mitchell mempatenkan penemuan “Radio Telephone System" yang diajukan pada 17 Oktober 1973 dengan nomor paten 3906166 dan disetujui pada September 1975 atas nama mereka. Cooper dianggap sebagai penemu pertama telepon genggam seluler (handphone) pertama dan orang pertama yang melakukan panggilan dengan prototipe ponsel genggam seluler tersebut pada 3 April 1973. Kejadian yang bersejarah tersebut disaksikan di muka umum di depan wartawan dan orang orang yang lewat di jalan kota New York. Panggilan pertama ditujukan kepada Dr. Joel S. Engel, kepala riset di Bell Labs.

Kalimat pertama yang diucapkan adalah "Joel, I'm calling you from a 'real' cellularetelephone. A portable handheld telephone."

Panggilan pertama tersebut sebagai awal penanda mulainya pergeseran fundamental teknologi dan pasar komunikasi ke arah komunikasi telepon yang portabel dimana seseorang dapat langsung berkomunikasi langsung dengan orang lain, tidak lagi seperti dahulu kala dimana yang dituju adalah tempat sebagaimana
telepon rumah. Ini adalah karya hasil dari visinya bagi komunikasi telepon genggam nirkabel personal yang membedakannya dari telepon mobil (Car Phones). Cooper kemudian mengungkapkan bahwa ia mendapat ide untuk mengembangkan ponsel setelah menonton Kapten Kirk yang menggunakan suatu alat komunikator pada acara serial televisi Star Trek.

Meskipun digelari sebagai ‘Bapak Telepon Selular (Ponsel)’, dengan rendah hati Martin Cooper mengatakan “Meskipun aku bagian dari penemuan tersebut, tapi karya tersebut adalah hasil kerja tim dan ratusan literatur orang orang yang menciptakan visi tentang bagaimana selular seperti hari ini, yang tentu belum sempurna. Kami masih terus bekerja dan berusaha untuk membuatnya lebih baik”.


Komersialisasi Produk

Handset pertama Motorola DynaTAC, mempunyai berat 1 kg (2,2 pon) dan 35 menit waktu bicara. Di tahun 1983, setelah mengalami empat kali iterasi, tim Cooper telah mengurangi berat handset menjadi setengahnya. Harga produk tersebut sekitar $ 4.000 (atau sama nilainya dengan$ 8.600 di tahun 2009). Cooper Meninggalkan Motorola sebelum mereka mulai menjual ponsel genggamnya ke konsumen.

Sistem Bisnis Selular

Martin Cooper memulai sebuah perusahaan dengan para mitra yang menyediakan sistem penagihan operator selular. Pada tahun 1986, mereka menjual Cincinnati Bell seharga $23m.

ArrayComm

Pada tahun 1992, Martin Cooper bergabung dengan Richard Roy, seorang peneliti di Universitas Stanford, untuk membentuk ArrayComm. Perusahaan ini mulai mengkhususkan dalam penciptaan komunikasi selular yang lebih efisien. Sementara memimpin perusahaan ini, Cooper menciptakan Hukum Cooper (Cooper's Law). Hukum ini menyatakan bahwa setiap 30 bulan jumlah informasi yang ditransmisikan melalui jumlah tertentu melalui spektrum radio bertambah dua kali lipat. Dia menyatakan bahwa hukum ini telah berlaku sejak tahun 1897 ketika Marconi mempatenkan telegraf nirkabel pertama kali.

Penghargaan dan Afiliasi

Pada tahun 1995, Martin Cooper menerima penghargaan Wharton Infosys Business Transformation Award untuk inovasi teknologi di bidang komunikasi. Cooper juga merupakan anggota Mensa International. Di tahun 2000 Martin Cooper termasuk Top Sepuluh Pengusaha di majalah Red Herring. Pada tahun 2009, ia bersama dengan Raymond Tomlinson dianugerahi Prince of Asturias, sebuah penghargaan bagi penelitian ilmiah dan penelitian teknis.

“ Wireless is freedom. It's about being unleashed from the telephone cord and having the ability to be virtually anywhere when you want to be. That freedom is what cellular is all about. It pleases me no end to have had some small impact on people's lives because these phones do make people's lives better. They promote productivity, they make people more comfortable, they make them feel safe and all of those things. In the sense I had a small contribution there makes me feel very good” (Martin Marty Cooper)

pesan    : pesan saya, saya ingin kakak -kakak panitia terus mengadakan booting and memory seperti ini, untuk mahasiswa-mahasiswa baru selanjutnya , agar mahasiswa yang mengambil jurusan teknik informatika bisa mempersiapkan terlebih dahulu mengenai ilmu yang di ambil dijurusannya. dan juga sebagai ilmu persiapan sebelum masuk kuliah nanti.



kesan       : saya ucapkan banyak terimakasih pada panitia booting ang memory 2013, karena dengan adanya booting and memory 2013 ini saya bisa mengetahui apa arti melaksanakan dalam kegiatan booting and memory , dimana tujuan di adakan booting disini ialah untuk mempersiapkan bagaimana mahasiswa untuk menghadapi atau mempersiapkan ilmu tenatng teknik informatika yang disampaikan oleh pak prodi teknik informatika, sedangkan memory yaitu untuk mengingat kembali apa yang pernah disampaikan oleh pak prodi. dalam kegiatan booting and memory disini saya memperoleh banyak ilmu,pengetahuan dan pengalaman , terimakasih pada kakak-kakak panitia yang sudah membimbing saya.